BLOK P2P TORRENT
BLOK
P2P TORRENT
Torrent
Adalah Jaringan File Sharing Labels. Pengetahuan Torrent merupakan salah satu
teknologi sharing file yang disebut dengan P2P (Peer to Peer), dimana user-user
terkoneksi untuk mengirim dan menerima sebagian file, dengan tracker sebagai
pengkoordinasinya. Tracker sama sekali tidak mempunyai file yang dicari, tidak
mempunyai data tentang isi file, karena itu walaupun dengan bandwidth tracker
terbatas pun, koordinasi dapat tetap jalan. Filosofi dasarnya adalah user harus
juga meng-upload data ketika mereka mendownload. Dengan demikian, kita dalam
saat yang sama bertindak sebagai server data. Torrent sendiri adalah file yang
kecil, yang hanya sekitar beberapa kilobyte saja dengan ekstensi *.torrent.
File ini berisi informasi yang dibutuhkan untuk mendownload file tertentu.
Informasi yang terkandung dalam file torrent meliputi nama file, ukurannya,
tempat downloadnya dan sebagainya. Perlu diingat bahwa cara kerja torrent
adalah berbagi. Jadi kita perlu tetap membuka koneksi agar orang lain juga
dapat mendownload file yang baru saja kita download melalui komputer kita. Lama
koneksi ini bisa kita set, misalnya 1 jam setelah itu koneksi akan terputus
secara otomatis. sumber (http://damarandika.blogspot.com/)
Ada beberapa
langkah untuk blok p2p torrent
1.
Detect src-address user
yang menggunakan torrent dengan l7 , terus masukan dalam
address-list=user-torrent
2. Block
udp port selain 53 dari user yang terdetect di address-list user-torrent
Langkah-langkahnya
Download dulu kumpulan layer7-protocol untuk mikrotik.
1. Buka new terminal
/tool fetch
url="http://www.mikrotik.com/download/l7-protos.rsc" mode=http
2. Masih di terminal import file l7-protos.rsc sehingga
nantinya masuk ke firewall layer7 protocol
/import l7-protos.rsc
3. Detect src-address user yang menggunakan torrent
dengan l7 , terus masukan dalam address-list=user-torrent
/ip firewall filter
add chain=forward in-interface=ether2-lokal
layer7-protocol=bittorrent action=add-src-to-address-list
address-list=user-torrent
address-list-timeout=1h
itu satu rule untuk bittorrent karena P2P tidak hanya
bittorent bisa saja di tambahkan yang lainnya seperti edonkey, gnutella dan
lain-lainnya.
4. lanjut rule untuk block
UDP:
/ip firewall filter add chain=forward
protocol=udp in-interface=ether2-lokal dst-port=!53
src-address-list=user-torrent action=drop
dengan rule di atas mestinya client torrent sudah tidak
berfungsi di tandai icon di torrent client pada pojok kanan bawah berwarna
kuning dan ada tanda seru.
5. Kalau masih kurang yakin sekalian di tambahin block
port tcp
TCP:
/ip firewall filter add chain=forward
protocol=tcp in-interface=ether2-lokal dst-port=!80,443
src-address-list=user-torrent action=drop
User masih bisa browsing tapi tidak bisa menggunakan
layanan yang menggunakan port selain port udp 53 dan port tcp 80,443 .
